Cari Blog Ini

Senin, 07 September 2015

Kau Cinta

Hati ini mulai memberontak kembali, ketika aku dalam titk ini siapa yang perduli, bayangan itu seakakan akan terus menghantuiku, fikiran itu terus mengganggu ketentraman hidupku, apa maksud dari semua ini, betapa sakitnya hati yang selalu merasa diacuhkan oleh meraka yang aku inginkan, mereka selalu membuat aku mati rasa, sebuah pengorbanan harapan ribuan puisi kata cinta tak berarti dimata mereka, apa yang aku harapkan apa yang aku inginkan semuanya seakan menjauh walaupun sebenarnya sangat dekat.
ketika aku berjalan sendiri, sepi dan hampa menghampiri, dan ketika aku berjalan bersama mereka inilah yang terjadi diujung cerita.
apakah takdir itu begitu menyakitkan, membuat aku tak bisa merasakan indahnya dunia yang kau ciptakan, apakah ini sebuah ujian ataukah sebuah kutukan, entahlah aku tak mengerti.
 foto ini mengingatkan kita bisa bahagia bersama, aku kira ini adalah awal dari sebuah kebahagiaan kita, tapi ternyata tidak, kau tidak lebih cinta kepada mereka, kau acuhkan aku, kau lebih memilih kau aku siksa daripada kau hidup dengan aku, aku tak tega karna itu bukan yang aku inginkan.
terkadang aku berfikir betapa bodohnya aku ketika aku bersamamu, menebarkan pesona cinta dan bunga bunga di hati kamu sedangkan kamu hanya menerima dan tak pernah mengharapkan keabadian dari semua yang aku berikan.
sekarang apa yang harus aku lakukan, apakah benar memang semua itu sia sia, bayangan oh bayangan aku tak bisa menghancurkanmu, kau begitu kuat, dan aku terlalu rapuh.
ribuan air matapun mungkin tak bisa mengubah hatimu, mungkin hanya sebuah takdir yang bisa mengubah hatimu.
02:39 08-09-2015